Playground untuk Pesantren dan Madrasah: Panduan Pengadaan
Tim Dunia Playground1 Juni 20266 menit
Pesantren dan madrasah di Indonesia semakin menempatkan fasilitas bermain sebagai bagian dari program pembentukan karakter santri yang holistik. Bermain yang terarah berkontribusi pada perkembangan fisik, sosial, dan emosional santri — sejalan dengan pendidikan karakter Islami yang menjadi misi utama pesantren.
Keunikan Kebutuhan Playground Pesantren
- Harus mengakomodasi santri laki-laki dan perempuan dengan zona terpisah atau jadwal bergantian
- Desain yang sederhana dan tidak berlebihan sesuai nilai kesederhanaan
- Tahan lama karena tingkat penggunaan yang intensif (>300 hari/tahun)
- Mudah dibersihkan untuk menjaga kebersihan yang menjadi bagian dari ibadah
- Material yang tidak mengandung simbol atau gambar yang tidak sesuai
Sumber Pendanaan Playground Pesantren
- Dana BOS SMK/MA bagi madrasah yang berstatus formal
- Dana BSM (Bantuan Siswa Miskin) yang tersalurkan melalui lembaga
- Dana hibah dari Kemenag untuk pesantren binaan
- Dana donasi alumni atau wali santri
- Dana CSR dari perusahaan BUMN atau swasta
- Dana mandiri yayasan dari SPP dan donasi
Rekomendasi Wahana untuk Pesantren
Untuk pesantren dengan santri usia SD-SMP (8-15 tahun), rekomendasi wahana yang sesuai:
- Monkey bar dan climbing frame untuk kekuatan fisik
- Basketball goal dan net voli untuk olahraga tim
- Multi-activity tower dengan climbing wall
- Ayunan standar (bukan nest swing yang dianggap kurang sopan di beberapa pesantren)
- Area olahraga terpadu (badminton, futsal mini)
Tips Desain Playground untuk Pesantren
- 1Buat dua zona bermain terpisah untuk santri putra dan putri
- 2Pasang pagar yang memadai di setiap zona
- 3Pilih warna yang elegan dan tidak mencolok
- 4Sertakan area istirahat/naungan yang memadai
- 5Pertimbangkan lapangan serbaguna yang bisa digunakan untuk berbagai aktivitas
Butuh Playground untuk Anda?
Konsultasikan kebutuhan playground Anda dengan tim ahli Dunia Playground. Gratis, tanpa komitmen.
Konsultasi via WhatsApp